Jumat, 14 November 2014

Pengertian Database dan Contoh Database



Database terdiri dari dua penggalan kata yaitu data dan base, yang artinya berbasiskan pada data. Tetapi secara konseptual, database diartikan sebuah koleksi atau kumpulan data yang saling berhubungan (relation), disusun menurut aturan tertentu secara logis, sehingga menghasilkan informasi. Sebuah informasi yang berdiri sendiri tidaklah dikatakan database (Yuhefizard, 2008)
Secara prinsip database memiliki 2 komponen penting, yaitu Data dan Informasi. Jadi tujuan akhir anda adalah bagaimana mengelola data sehingga mampu menjadi informasi yang diinginkan dan dapat dilakukan proses pengambilan, penghapusan, pengeditan terhadap data secara mudah dan cepat.
Menurut Hall (2007) Database dapat berarti lemari penyimpanan arsip atau disket computer. Apa pun bentuk fisik basis datanya, isinya dapat disajikan dalam hierarki yang logis. Berbagai tingkatan dalam hierarki data yaitu atribut, record, dan file.
Atribut data adalah bagian mendasar dari calon data yang berguna dalam basis data. Atribut adalah karakteristik logis dan relevan dari suatu entitas.
Record adalah serangkaian lengkap atribut untuk satu kejadian dalam suatu kelas entitas. Contoh : nama, alamat dan saldo pelanggan adalah satu kejadian (atau record) dalam kelas piutang usaha. Untuk menemukan record tertentu dalam database, maka pengguna harus dapat mengidentifikasikannya secara unik. Oleh karenanya, setiap record dalam basis data harus unik untuk paling tidak satu atributnya. Atribut pengidentifikasi uniknya adalah kunci primer atau primary key.
File adalah serangkaian record yang lengkap dari suatu kelas yang identik. Contohnya, semua record piutang usaha dari suatu perusahaan akan membentuk file piutang itu sendiri.

Contoh-contoh software Database:
  • Microsoft SQL Server
  • Oracle
  • Sybase
  • Interbase
  • XBase
  • Firebird
  • MySQL
  • PostgreSQL
  • Microsoft Access
  • dBase III
  • Paradox
  • FoxPro
  • Visual FoxPro
  • Arago
  • Force
  • Recital
  • dbFast
  • dbXL
  • Quicksilver
  • Clipper

Contoh dari Database
 
Nama
Nomor Telepon
Kota
ria amalina
085678903456
Bogor
roy suatmadja
087879086543
Jakarta
tia miny
081876543906
Bogor
ubay tria
081854376598
Depok
zico roma
083809873542
Depok
Zila partami
085643789207
Jakarta

Nomor Telepon
Jenis Kelamin
Alamat
085678903456
Perempuan
Jl. Dukuh Manis Blok A/7
087879086543
Laki-laki
Jl. Duren raya Blok J5/9
081876543906
Perempuan
Jl. Makmur Blok G/4
081854376598
Laki-laki
Jl. Kita Raya Blok H/6
083809873542
Laki-laki
Jl. Mangga Harum Blok A/4
085643789207
Perempuan
Jl. Sirsak Blok F/4

Keterangan : 
Nomor Telepon adalah Primary Key dari Database diatas
Dafpus :
Hall, J.A. (2007). System Informasi Akutansi edisi ke 4. Jakarta : Salemba empat.
Yuhefizard.(2008). Database Management Menggunakan Microsoft Access 2003. Jakarta : PT. Elex Media Kumputindo.


Minggu, 12 Oktober 2014

Sistem Informasi Psikologi dan Menganalisa Website Psikologi

Untuk memahami pengertian system informasi, harus diliatketerkaitan antara data dan informasi sebagai entitas penting pembentuk system informasi. Data merupakan nilai, keadaan, atau sifat yang berdiri sendiri lepas dari konteks apapun. Sementara informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendatang (Davis, 1995). Mc Leod (1995) mengatakan bahwa informasi adalah data yang telah di proses, atau data yang memiliki arti.

Sistem Informasi digunakan oleh segala macam bidang pekerjaan dan khususnya psikologi. Memang belum banyak yang mengetahui tentang system informasi psikologi karena tidak terlalu banyak yang mempublikasikannya dan keterbatasan informasi yang di peroleh. System informasi psikologi adalah suatu bidang ilmu yang mempelajari antara ilmu psikologi atau ilmu yang mempelajari tentang kejiwaan dan sifat manusia dengan menggunakan aplikasi komputer.
Biasanya Sistem informasi dalam bidang Psikologi digunakan untuk pengambilan keputusan, pengelolaan atau penelitian pada bidang psikologi dengan menggunakan system informasi yang berhubungan dengan psikologi.
Contohnya :
1.      Tes Kepribadian
2.      Biro konseling secara online
3.      Dan Mencari pekerjaan melalui Jobs DB
  

Menganalisis Website system Informasi Psikologi

Disini saya akan menganalisis website psikologi yaitu http://theinkblot.com/. The inkblot test adalah tes kepribadian yang di ciptakan oleh Rorschach atau lebih sering disebut tes bercak tinta (Tes Rorschach).
Tes noda tinta (juga disebut "Rorschach" test) adalah metode pemeriksaan psikologis. Psikolog menggunakan tes ini dalam upaya untuk memeriksa karakteristik kepribadian dan fungsi emosional pasien mereka. Tes ini sering digunakan untuk mendiagnosis gangguan pikiran yang mendasari dan membedakan psikotik dari pemikiran non-psikotik dalam kasus di mana pasien enggan untuk secara terbuka mengakui pemikiran psikotik.

Berikut tampilan Website tersebut:

 

Ketika kita mengklik “Begin Test” maka akan muncul gambar dengan 10 macam tes kepribadian  bercak tinta dilengkapi dengan berbagai macam pilihan jawaban yang sesuai dengan persepsi kita dengan gambar tersebut.
  


Setelah kita mengisi ke- 10 pertanyaan tersebut, maka akan muncul hasil tes yang telah kita lakukan. Hasil tes tersebut sesuai dengan jawaban kita terhadap gambar-gambar yang telah kita persepsikan sebelumnya.

Inilah Contoh Hasil tes tersebut :



Dan juga Ada Grafiknya :

Kelemahan :
Kekurangan website ini adalah hanya menggunakan Bahasa inggris sehingga hanya yang mengerti Bahasa tersebut yang dapat mengertinya. Lalu hasil yang di berikan oleh website ini belum terbukti kebenarannya.
Tampilannya kurang menarik dan terkadang membingungkan penggunanya.

Keunggulannya:
Kelebihan website ini memudahkan penggunanya memahami apa yang sedang dialami oleh penggunanya. Mengetahui hal yang tidak diketahui pada penggunanya.
 
Sumber :

Fatta, H. 2007. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi untuk keunggulan bersaing perusahaan dan organisasi modern. Yogyakarta: ANDI.
  http://theinkblot.com/