Loading...

Selasa, 29 Mei 2012

Reproduksi Secara Aseksual dan Seksual

Reproduksi Aseksual




Individu baru (keturunannya) yang terbentuk mempunyai ciri dan sifat yang sama dengan induknya. Individu-individu sejenis yang terbentuk secara reproduksi aseksual dikatakan termasuk dalam satu klon, sehingga anggota dari satu klon mempunyai susunan genetik yang sama.
Reproduksi aseksual dapat dibagi atas lima jenis, yaitu :
1. Fisi2. Pembentukan spora3. Pembentukan tunas4. Fragmentasi5. Propagasi vegetatif
1.
Fisi
Fisi terjadi pada organisme bersel satu. Pada proses fisi individu terbelah menjadi dua bagian yang sama.
Contoh :
- Pada pembelahan sel bakteri.
Pada Plasmodum, reproduksi dengan fisi berganda, yaitu inti sel membelah berulang kali dan kemudian setiap anak inti dikelilingi sitoplasma. Proses ini disebut skizogoni, sel yang mengalami skizogoni disebut skizon.
 2.
    Pembentukan spora
    Dibentuk di dalam tubuh induknya dengan cara pembelahan sel. Bila kondisi lingkungan baik, maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi individu baru, spora dihasilkan oleh jamur, lumut, paku, sporozoa (salah satu kelas protozoa) dan kadang-kadang juga dihasilkan oleh bakteri.
    3.
    Pembentukan tunas
    Organisme tertentu dapat membentuk tunas, berupa tonjolan kecil yang akan berkembang dan kemudian mempunyai bentuk seperti induknya dengan ukuran kecil. Kemudian tunas ini akan lepas dari induknya dan dapat hidup sebagai individu baru. Pembentukan tunas merupakan ciri khas sel ragi dan Hydra (sejenis Coelenterata).
    4.
    Fragmentasi
    Kadang-kadang satu organisme patah menjadi dua bagian atau lebih, kemudian setiap bagian akan tumbuh menjadi individu baru yang sama seperti induknya. Peristiwa fragmentasi bergantung pada kemampuan regenerasi yaitu kemampuan memperbaiki jaringan atau organ yang telah hilang. Fragmentasi terjadi antara lain pada hewan spons (Porifera), cacing pipih, algae berbentuk benang.
    5.
    Propagasi vegetatif
    Istilah propagasi vegetatif diberikan untuk reproduksi vegetatif/tumbuhan berbiji. Pada proses propagasi bila bagian tubuh tanaman terpisah maka bagian tersebut akan berkembang menjadi satu/lebih tanaman baru. Propagasi vegetatif alamiah dapat terjadi dengan menggunakan organ-organ sebagai berikut :

    a.
    StolonStolon adalah batang yang menjalar di atas tanah. Di sepanjang stolon dapat tumbuh tunas adventisia (liar), dan masing-masing tunas ini dapat menjadi anakan tanaman. Contoh: pada rumput teki, rumput gajah dan strawberi.
    b.
    Akar tinggal atau rizomRizom adalah batang yang menjalar di bawah tanah, dapat berumbi untuk menyimpan makanan maupun tak berumbi. Ciri rizom adalah adanya daun yang mirip sisik, tunas, ruas dan antar ruas. Rizom terdapat pada bambu, dahlia, bunga iris, beberapa jenis rumput, kunyit, lengkuas, jahe dan kencur.
    c.
    Tunas yang tumbuh di sekitar pangkal batangTunas ini membentuk numpun, misalnya: pohon pisang, pohon pinang dan pohon bambu.
    d.
    Tunas liarTunas liar terjadi pada tumbuhan yang daunnya memiliki bagian meristem yang dapat menyebabkan terbentuknya tunas-tunas baru di pinggir daun. Contoh: tunas cocor bebek (Kalanchoe pinnata) dan begonia.
    e.
    Umbi lapisUmbi lapis adalah batang pendek yang berada di bawah tanah. Umbi lapis diselubungi oleh sisik-sisik yang mirip kertas. Contoh: tumbuhan lili, tulip dan bawang.
    f.
    Umbi batangUmbi batang adalah batang yang tumbuh di bawah tanah, digunakan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan sehingga bentuknya membesar. Pada umbi terdapat mata tunas - mata tunas yangakan berkembang menjadi tanaman baru.Contoh: kentang dan Caladium.


    Reproduksi Secara Seksual

    Perkembangbiakan Tumbuhan secara seksual / generatif.

    Gb. siklus kehidupan Angiospermae
    http://t1.gstatic.com/images
    Reproduksi ( perkembang biakan ) merupakan aktivitas mahkluk hidup untuk menghasilkan keturunan baru dengan tujuan untuk melestarikan jenisnya ( mempertahankan kelangsungan hidup jenisnya agar tidak punah .
    Reproduksi pada mahkluk hidup dapat terjadi secara generatif ( seksual ), maksudnya adalah keturunan baru terbentuk melalui proses peleburan gamet jantan dengan gamet betina.Peristiwa peleburan gamet jantan dan gamet betina disebut fertilisasi ( pembuahan ).
    Selain itu, reproduksi juga dapat terjadi secara vegetatif ( aseksual ), maksudnya, adalah keturunan baru terbentuk tanpa melalui proses peleburan gamet jantan dengan gamet betina.Keturunan baru yang terbentuk secara generatif pada umumnya memiliki sifat yang berbeda dengan kedua induknya, sedangkan keturunan baru yang terbentuk secara vegetatif pada umumnya memiliki sifat yang sama dengan induknya.

    î Reproduksi generatif pada tumbuhan
    Reproduksi generatif pada tumbuhan ( terutama tumbuhan berbiji / spermatophyte ) terjadi melalui proses pembuahan , yaitu peleburan serbuk sari ( gamet jantan ) dengan sel telur ( gamet betina ) yang didahului peristiwa penyerbukan / persarian, yaitu sampainya serbuk sari ke  tujuan  
    ( alat kelamin betina : kepala putik ( Angiospermae ), tetes penyerbukan( gymnospermae) ).                                                                                        
                                                                                   
    Gb. Struktur umum bunga Angiospermae ( dari : http://t0.gstatic.com/images? )
    Penyerbukan pada tumbuhan dapat  terjadi dengan adanya perantara maupun tanpa adanya perantara. Berdasarkan factor yang menjadi perantaranya, penyerbukan dibedakan menjadi beberapa macam, Perhatikan table 1.1. dan 1.2. berikut ini .
    Tabel 1.1. Macam penyerbukan berdasarkan factor perantaranya

    MACAM PENYERBUKAN
    FAKTOR
    PERANTARA
    CIRI ALAT REPRODUKSI/
    CIRI TUMBUHAN
    ANEMOGAMI
    Angin
    Tidak memiliki perhiasan bunga atau bermahkota kecil ; serbuk sari banyak, ringan, dengan tangkai sari panjang ;
    Kepala putik besar, bunga tdk berbau
    HIDROGAMI
    Air
    Tumbuhan hidup di air
    ZOIDIOGAMI
    Hewan

    a. entomogami
    Serangga
    Mahkota bunga dg warna mencolok; bunga berbau khas; mempunyai kelenjar nectar
    b. ornitogami
    Burung
    Bunga mempunyai kelenjar madu, mengandung air, mengandng unsure merah
    c. kiropterogami
    Kelelawar
    Bunga mekar pada waktu malam hari,bunga berukuran besar,letak menonjol
    d. malakogami
    Siput
    Tumbuhan sering didatangi siput,
    ANTROPOGAMI
    Manusia
    Tumbuhan berumah dua; tidak adanya vector alami sbg perantara

    Table 1.2. Macam penyerbukan berdasarkan asal serbuk sarinya
    NO
    MACAM PENYERBUKAN
    ASAL SERBUK SARI
    KETERANGAN
    1.
    AUTOGAMI
    Dari satu bunga sama
    Terjadi pada bunga biseksual ( hermaprodit )
    2.
    GEITONOGAMI
    Dari bunga lain tetapi masih dalam satu pohon yang sama
    Terjadi pada tumbuhan berumah satu ( monoesis )
    3.
    ALOGAMI
    Dari bunga tumbuhan lain yang masih sejenis
    Umumnya terjadi pada tumbuhan yang berumah dua 
    ( diesis )
    4.
    BASTAR
    Dari bunga tumbuhan lain yang berbeda varietasnya
    Biasanya dilakukan manusia untuk memperoleh varietas tanaman baru
    Contoh Autogami ( from : http://t3.gstatic.com/images? )
    Setelah terjadi penyerbukan maka beberapa saat sesudahnya akan terjadi pembuahan ( peleburan serbuk sari dengan sel telur ). Pada tumbuhan berbiji pembuahan dibedakanmenjadi dua,Yaitu :
    1.       Pembuahan ganda.
    Terjadi pada tumbuhan berbiji tertutup ( Angiospermae ). Dinamakan pembuahan ganda karena  ada dua inti sperma ( gamet jantan ) yang melebur. Yaitu inti sperma I melebur dengan sel telur membentuk zigot dan inti sperma II melebur dengan inti kandung lembaga sekundermembentuk endosperma ( keping biji ) sebagai cadangan makanan.
    Mekanisme pembuahan ganda :
    Inti serbuk sari setelah sampai di kepala putik akan membelah menjadi 2 yaitu inti vegetatifdan inti generatif yang kemudian membelah menjadi inti sperma I dan inti sperma II, sedang inti vegetatif akhirnya mati.
    Di dalam bakal biji, sel nuselus membelah menjadi 4 sel, 3 diantaranya mati sedang  1 sel yang hidup membelah menjadi dua sel. Satu sel menuju kalaza, satu lagi menuju mikrofil, dan masing-masing membelah 2 kali berturut-turut sehingga terbentuk 8 inti.
    Di kalaza, 3 sel menempatkan diri pada dinding kalaza disebut antipoda, dan 1 sel menuju ke tengah. Di mikrofil 3 inti menempel dekat mikrofil, yang tengah menjadi sel telur ( ovum ), sedang
    Dua di kanan dan kiri disebut sinergid.
    yang satu menuju ke tengah bergabung dengan 1 sel yang berasal dari kalaza membentuk sel kandung lembaga sekunder.
    2.       Pembuahan tunggal
    Pembuahan ini terjadi pada tumbuhan berbiji tertutup ( Gymnospermae ), dikatakan pembuahan tunggal karena hanya ada 1 sel sperma yang membuahi satu sel telur membentuk zigot





    Pembuahan Tunggal 
    ( pd Gymnospermae )
    Apa perbedaan antara pembuahan tunggal dengan pembuahan ganda ?
    Pembuahan Ganda 
    ( pada Angiospermae )
    Sumber: http://kambing.ui.ac.id/bebas/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/0095%20Bio%202-12b.htm, http://pelajaranbiologi-sma1.blogspot.com/2010/10/perkembangbiakan-tumbuhan-secara.html

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar